KEMURUNGAN
kemurungan adalah keadaan emosi yang diperpanjang karena adanya energi emosi yang tertahan dan emosi itu dibiarkan tetap menyala. Emosi yang tidak menyenangkan paling mungkin ditahan, sehingga anak tampak merengut, tidak sehat, berdiam diri atau masgul. Mereka jadi tidak bergairah dan bekerja dengan hasil di bawah tingkat kemampuan mereka menjadi asyik dengan diri dan perasaan merek sendiri.
REAKSI PENGGANTI
Energi emosional dapat dilepaskan dengan mengganti reaksi yang lebih dapat diterima secara sosial. Sebagai contoh, jika anak marah, mereka mungkin mengganti reaksi memukul atau menendang dengan reaksi mencaci maki atau mungkin melakukan sesuatu yang bermanfaat atau konstruktif.
PEMINDAHAN
Dalam pemindahan (displacement), reaksi emosional ditujukan kepada manusia, binatang, atau obyek yang tidak ada hubungannya denganrangsangan. Sebagai contoh, anak yang marah bukannya memukul dan membentak orang yang telah menimbulkan kemarahannya, tetapi menyerang korban yang tidak bersalah sebagai kambing hitam.
REGRESI
Salah satu diantara cara umum untuk mengekspresikan emosi yang terhalang pada masa kanak-kanak ialah dengan regresi, - yaitu kembali ke bentuk prilaku sebelumnya, bahkan yang infantil. Sebagai contoh, anak yang cemburu mungkin ngompol di tempat tidur atau menyatakan bahwa mereka masih harus dibantu untuk berpakaian.
LETUSAN EMOSI
Di dalam letusan emosi, anak-anak bereaksi dengan hebat terhadap rangsangan yang remeh. Apabila marah, maka mereka melakukan kedakan kemarahan (temper tantrums) di luar batas kewajaran terhadap obyek yang telah membuat mereka marah. Karena anak-anak yang lebih tua mengetahui bahwa mereka dituntut untuk mengembangkan toleransi terhadap frustasi, letusan emosi mereka sering beralih menjadi rasa tidak mampu, rasa bersalah dan malu.
Sumber : Hurlock. Perkembangan Anak Jilid 1. 2009. Erlangga. Jakarta

Tidak ada komentar:
Posting Komentar